INFOTREN.ID - Kemenangan telak Timnas Norwegia atas Israel di Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Oslo akhir pekan lalu, kini diselimuti ancaman sanksi dari FIFA.

Meskipun sukses melibas lawannya dengan skor mencolok 5-0 di mana superstar Erling Haaland mencetak hattrick Norwegia terancam hukuman berat dari badan sepak bola dunia tersebut.

Ancaman sanksi ini bukan disebabkan oleh hasil pertandingan, melainkan karena munculnya pesan-pesan dan simbol politik yang ditampilkan oleh suporter Norwegia selama pertandingan berlangsung.

Pertandingan yang sudah sarat ketegangan politik sejak awal ini, berakhir dengan skor yang tidak terduga.

Haaland tampil beringas, menghancurkan pertahanan Israel dengan tiga golnya. Dua gol Norwegia lainnya tercipta dari gol bunuh diri pemain Israel.

iklan sidebar-1

Namun, fokus utama usai peluit panjang bukan hanya pada aksi di lapangan, melainkan pada tribun penonton.

Sejumlah besar suporter Norwegia terlihat membentangkan spanduk dan mengibarkan bendera yang berisi pesan dukungan keras terhadap Palestina dan mengecam agresi militer Israel di Gaza.

Spanduk-spanduk tersebut, beberapa di antaranya bertuliskan "Free Palestine" dan "Biarkan anak-anak hidup," secara eksplisit melanggar aturan FIFA yang melarang keras ekspresi atau pesan politik, agama, atau pribadi di dalam stadion.

Sebelum pertandingan, demonstrasi pro-Palestina besar-besaran juga terjadi di luar stadion Ullevaal, Oslo, dengan massa meneriakkan "Kartu Merah untuk Israel" dan menuntut larangan Israel dari kompetisi internasional.