Infotren.id - Nama Christopher Sebastian mendadak ikut mencuri perhatian publik seiring viralnya sang putra, Ryu Kintaro, bocah yang dikenal sebagai "bocil perintis" lewat berbagai konten motivasi dan kisah bisnisnya di usia dini.

Tak banyak yang tahu, di balik kesuksesan Ryu Kintaro yang kini punya brand sendiri, berdiri sosok ayah dengan rekam jejak bisnis yang kuat dan inspiratif.

Christopher Sebastian adalah pendiri sekaligus CEO dari Mako Group, sebuah perusahaan otomotif yang telah dikenal luas di Indonesia. Mako Group tidak dibangun secara instan. 

Dalam berbagai sumber, disebutkan bahwa Christopher Sebastian memulai bisnisnya dari nol, membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membuahkan hasil besar. Ia dikenal sebagai salah satu pebisnis sukses Tanah Air yang usahanya merambah ke berbagai sektor.

Salah satu unit usaha andalannya adalah Masterpiece Window Film, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kaca film untuk mobil, bangunan, hingga gedung perkantoran. Produk Masterpiece Window Film dikenal memiliki kualitas tinggi dan telah menjadi pilihan utama banyak konsumen di Indonesia.

iklan sidebar-1

Keberhasilan Christopher di dunia usaha bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi keluarganya, terutama sang anak, Ryu Kintaro. Ryu yang sudah mulai membuat konten YouTube sejak usia 5 tahun, dikenal publik lewat video viralnya yang memperlihatkan ia menjual minuman sambil menaiki mobil mewah. 

Meski kerap dikelilingi kemewahan, konten-kontennya justru menonjolkan semangat mandiri, etos kerja, dan pemahaman tentang dunia usaha sejak dini.

Tak hanya mengandalkan konten, Ryu kini juga merintis bisnisnya sendiri yang diberi nama "Cap Nyonya Kaya", membuktikan bahwa pengaruh positif sang ayah benar-benar diturunkan secara nyata. Publik pun menjuluki Ryu sebagai "bocil perintis",anak kecil yang lebih memilih menjadi perintis ketimbang pewaris.

Sosok Christopher Sebastian kini tengah menjadi sorotan tajam warganet dibalik penyataan viral sang anak Ryu Kintaro yang banyak diperbincangkan warganet. ***