INFOTREN.ID - Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, menambah kelam catatan korupsi di kalangan kepala daerah.
Bekasi yang juga dikenal sebagai daerah industri, yang seharusnya menjadi daerah yang maju dan sejahtera, justru tercoreng oleh praktik korupsi yang seolah tak ada habisnya.
Ade Kuswara: Penerus Tradisi Korupsi di Bekasi?
Penangkapan Ade Kuswara oleh KPK seolah menjadi pengulangan sejarah kelam korupsi di Bekasi.
Sebelumnya, nama-nama seperti Mochtar Mohammad dan Rahmat Effendi (Wali Kota Bekasi), dan Neneng Hasanah Yasin (Bupati Bekasi) juga tersandung kasus korupsi.
"Penangkapan yang berlangsung 17-18 Desember 2025 ini menambah panjang daftar kepala daerah Bekasi yang tersandung pusaran korupsi," dilansir dari Tribun News (19/12).
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Pertanyaannya, mengapa korupsi seolah menjadi tradisi di kabupaten dengan motto Swatantra wibawa mukti (Bahasa Sunda) yang artinya otonom, berwibawa, dan makmur ini?

Walikota Bekasi Non Aktif Mochtar Mohammad, 30 Oktober 2014 (Foto Antara via Republika)


