Infotren.id - Di balik gemerlap festival musik terbesar di Indonesia, ada sosok kreatif yang menjadi motor penggeraknya. Dia adalah Kiki Aulia Ucup, atau yang lebih dikenal dengan nama Kiki Ucup, sosok yang dikenal luas sebagai direktur festival musik Pestapora sekaligus pendiri Synchronize Fest.
Dengan kepiawaiannya meramu konsep acara, Kiki Ucup berhasil menghidupkan festival musik menjadi ruang perayaan lintas generasi sekaligus wadah bagi para musisi untuk tumbuh dan berkembang.
Kiki Ucup, memulai kariernya di dunia musik dan event sejak era 2000-an. Perjalanannya tidak lepas dari kecintaannya pada musik independen dan keinginannya memberi ruang bagi musisi lokal.
Ucup pertama kali merintis Sinkronis yang kemudian berkembang menjadi Synchronize Fest, sebuah festival musik berskala besar yang sejak 2016 konsisten menghadirkan lintas genre dan generasi, mulai dari musisi senior hingga band pendatang baru.
Ia dikenal sebagai sosok yang jeli melihat potensi musisi. Misalnya, pada Synchronize Fest edisi pertama, Ucup memberi panggung bagi band seperti Fourtwnty, Jason Ranti, Silampukau, hingga Giggs yang kini tumbuh menjadi nama besar.
Bagi Ucup, kunci keberhasilan festival bukan sekadar menampilkan bintang papan atas, melainkan menyediakan wadah regenerasi industri musik agar ekosistemnya terus hidup.
Sebagai program director, Ucup tidak hanya mengatur siapa saja yang tampil, tetapi juga turut memoles visual, konsep panggung, hingga strategi promosi musisi. Ia terlibat langsung dalam setiap detail agar festival yang digarapnya menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton.
Ucup dikenal sebagai sosok perfeksionis, selalu berusaha menghadirkan kejutan di luar ekspektasi. Salah satu contohnya adalah ketika ia menghadirkan Jamrud dalam Synchronize Fest 2018, yang kemudian membuat band legendaris itu kembali digandrungi anak muda.
Selain Synchronize Fest, Ucup juga menjadi otak di balik Pestapora, festival musik tahunan yang menampilkan ratusan musisi Indonesia dari berbagai genre. Pestapora tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang temu antara musisi, pelaku industri, dan penggemar musik.


