Infotren - Ribuan calon jemaah haji asal Indonesia dilaporkan terlantar di Singapura akibat ulah agen travel yang diduga melakukan penipuan. Para jemaah ini seharusnya diberangkatkan ke Tanah Suci namun justru tertahan di negeri tetangga tanpa kejelasan.

Jemaah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia itu mengaku telah membayar lunas biaya haji melalui agen travel yang kini menghilang. Hingga kini, mereka masih menunggu kepastian tanpa adanya pendamping resmi dari pihak penyelenggara.

Situasi menjadi semakin memprihatinkan karena banyak jemaah yang berusia lanjut mulai mengalami kelelahan dan kehabisan bekal. Beberapa di antaranya bahkan harus mendapatkan pertolongan medis dari otoritas lokal Singapura.

KBRI Singapura telah turun tangan memberikan bantuan sementara, namun masalah utama belum terselesaikan. Pemerintah Indonesia tengah menelusuri keberadaan agen travel yang bertanggung jawab atas keberangkatan mereka.

Kementerian Agama RI menyatakan akan menindak tegas biro perjalanan yang terbukti melanggar hukum dan merugikan jemaah. Sanksi pencabutan izin dan proses pidana tengah dipersiapkan untuk oknum yang terlibat.

iklan sidebar-1

Peristiwa ini memunculkan kembali sorotan terhadap lemahnya pengawasan terhadap biro travel haji dan umrah. Masyarakat pun diimbau lebih waspada dan hanya memilih agen resmi yang terdaftar secara legal.

Jika tidak ada penanganan cepat dan tegas, citra haji Indonesia di mata internasional bisa tercoreng. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi pemerintah untuk memperkuat sistem perlindungan jemaah sejak dari tanah air.