INFOTREN.ID - Di tengah gejolak yang melanda Venezuela akibat serangan Amerika Serikat, muncul pertanyaan besar: bagaimana dampaknya bagi Indonesia? Apakah krisis ini akan membuat harga minyak melambung tinggi dan membebani subsidi energi? Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akhirnya buka suara, mengungkap fakta yang mungkin akan membuat Anda terkejut!
Indonesia Tidak Impor Minyak dari Venezuela
Kabar baiknya, Indonesia ternyata tidak mengimpor minyak mentah dari Venezuela. Hal ini diungkapkan langsung oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. "Kita sumber crude-nya itu bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil," ujarnya, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, Selasa (6/1/2026).
Pantau Ketat Dampak Konflik
Meski tidak ada impor langsung, pemerintah tetap waspada. Laode Sulaeman menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memantau dan menganalisis efek domino dari konflik tersebut terhadap harga komoditas minyak dan gas (migas), terutama dampaknya terhadap subsidi energi.
Peluang Kerja Sama Migas dengan Venezuela Ditinjau Ulang
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sempat menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama migas antara RI dengan Pemerintah Venezuela berpeluang mengalami penyesuaian. Hal ini terkait dengan potensi perubahan pemerintahan di Venezuela akibat invasi AS.

Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Laode Sulaeman. (dok. Kementerian ESDM via Bloomberg Technoz)


