INFOTREN.ID - Reuni Akbar 212 yang dijadwalkan akan digelar pada 2 Desember 2025 di kawasan Monumen Nasional Jakarta kembali mencuri perhatian publik. Ketua Umum Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, M. Shobbarin Syakur, memberikan pesan khusus kepada ribuan jamaah yang akan hadir, terutama dari Solo.
Shobbarin menegaskan bahwa setiap aktivitas umat harus tetap berada dalam koridor legal dan konstitusional demi menjaga citra positif Islam. Ia menekankan silaturahmi dalam Reuni 212 harus memberikan dampak nyata bagi umat Islam sekaligus seluruh masyarakat Indonesia.
“Kalau ini ingin melangkah silaturahmi, ya silaturahmi yang memiliki dampak positif. Tidak hanya untuk umat Islam, tapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Shobbarin dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).
Majelis Mujahidin juga berencana memberikan dukungan moral kepada Presiden Prabowo Subianto dalam agenda pemberantasan korupsi yang tengah digencarkan. Shobbarin menyebut dukungan ini akan disuarakan langsung dalam acara Reuni Akbar 212 mendatang.
“Beliau minta dukungan tentang pemberantasan korupsi. Nanti juga kita sounding ke sana,” kata Shobbarin, menekankan pernyataan Prabowo beberapa waktu lalu.

Khusus kepada jamaah dari Solo yang diperkirakan memberangkatkan beberapa bus penuh, Shobbarin mengimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan akhlakul karimah selama perjalanan dan acara. Meski tidak bisa hadir karena ada agenda di Padang, ia tetap memberikan restu penuh kepada peserta.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
“Untuk teman-teman dari Solo, agar memenuhi undangan. Itu sebuah kebaikan. Untuk memenuhi itu harus taat peraturan, sesuai akhlakul karimah. Bagus saja,” terangnya.
Juru Bicara Reuni 212, Aziz Yanuar, memastikan seluruh persiapan acara di Silang Monas telah rampung 100 persen. Tahun ini Reuni 212 mengusung tema besar “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”.
Aziz Yanuar menegaskan bahwa spirit persatuan 212 yang lahir sejak 2016 tetap terjaga hingga kini melalui tiga pilar ukhuwah. “Spirit 212 adalah untuk menguatkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah. Spirit itu yang membangkitkan semangat kami dalam persatuan, maka tahun ini kami tetap mengadakan reuni akbar 212,” jelasnya.


