INFOTREN.ID - Kabar gembira datang dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengumumkan kenaikan tunjangan kinerja (tukin) sebesar 100 persen bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di kementeriannya.
Kenaikan ini bukan sekadar wacana, tetapi telah mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto.
Dalam acara Hari Jadi Pertambangan dan Energi di Monas, Jakarta, Bahlil menyampaikan pesan khusus dari Presiden.
“Beliau menyampaikan salam hormat, namun di sisi lain mengatakan negara meminta kepada semua aparat negara yang ada di ESDM agar berikanlah kontribusi terbaiknya dalam rangka membangun bangsa dan negara,” ujar Bahlil dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (25/10).
Pesan itu menjadi penegasan: penghargaan finansial datang bersama tanggung jawab moral dan profesional yang lebih besar.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Momentum Reformasi, Bukan Sekadar Kenaikan Gaji
Kebijakan ini seolah menjadi sinyal perubahan di tubuh Kementerian ESDM. Di tengah sorotan publik terhadap lambannya reformasi birokrasi dan perizinan di sektor energi, kenaikan tukin 100 persen bisa menjadi pemicu semangat baru.
Namun, publik bertanya: apakah kenaikan ini cukup untuk memperbaiki layanan dan integritas?


