Infotren - Serangan militer Amerika Serikat terhadap fasilitas nuklir Iran langsung mengguncang dunia internasional. Sejumlah pemimpin global menyampaikan keprihatinan dan menyerukan penahanan diri demi mencegah eskalasi lebih lanjut.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional. Ia mendesak Dewan Keamanan PBB segera menggelar sidang darurat guna membahas dampaknya terhadap stabilitas kawasan.
Sementara itu, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyuarakan keprihatinan mendalam atas risiko konflik berkepanjangan. Tiongkok menyerukan dialog damai dan meminta semua pihak menahan diri agar situasi tidak memburuk.
Perdana Menteri Inggris dan Presiden Prancis menekankan pentingnya transparansi dan diplomasi dalam menangani isu nuklir. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk memediasi guna meredakan ketegangan antara Teheran dan Washington.
Sekretaris Jenderal PBB António Guterres turut memberikan pernyataan resmi yang mendesak gencatan senjata secepat mungkin. Ia menekankan bahwa penggunaan kekuatan berskala besar dapat membawa dampak kemanusiaan yang sangat besar.
Israel menyatakan dukungan terhadap tindakan AS, menganggapnya sebagai langkah strategis untuk menghentikan ambisi nuklir Iran. Namun beberapa negara Timur Tengah lainnya justru mengecam serangan itu karena dianggap memperkeruh suasana regional.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Reaksi tajam ini mencerminkan kekhawatiran global terhadap potensi perang terbuka di kawasan Teluk. Komunitas internasional kini menantikan langkah lanjutan dari AS dan Iran di tengah tekanan global untuk berdamai.


