INFOTREN.ID - Pernahkah Anda membayangkan sebuah tambang emas yang menjadi rebutan para raksasa industri? Siap-siap, karena teka-teki Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara akan segera terpecahkan! Ada apa di balik rencana pengambilalihan ini? Siapa yang akan diuntungkan? Dan bagaimana nasib para pekerja yang menggantungkan hidupnya di sana? Semua jawaban ada di sini!
Rencana Besar di Balik Tambang Emas Martabe
Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Perkasa Roeslani akan memimpin rapat penting pada Kamis, 29 Januari 2026. Agenda utama? Tak lain adalah membahas rencana pengelolaan Tambang Emas Martabe oleh BUMN baru, Perusahaan Mineral Nasional (Perminas).
"Jadi yang pasti kita akan tindak lanjuti itu semua, tetapi ya langkah-langkahnya kita baru meeting besok nih jam 8 pagi ama Pak Menko (Airlangga Hartarto) dengan semuanya lah gitu. Di kantornya Pak Menko (meetingnya)," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (28/1/2026) dilansir dari Kompas.com.
Mengapa Agincourt Resources Dicabut Izinnya?
Pengambilalihan ini mencuat setelah pemerintah mencabut izin usaha tambang PT Agincourt Resources pasca bencana Sumatera. Agincourt menjadi salah satu dari 28 perusahaan yang dicabut izinnya. Keputusan ini tentu menimbulkan pertanyaan besar: Apa yang sebenarnya terjadi?
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Nasib Pekerja di Ujung Tanduk?
Rapat tersebut juga akan membahas nasib para pekerja dari 28 perusahaan yang dicabut izinnya. Menteri Investasi dan Hilirisasi memastikan bahwa pemerintah akan berupaya mencari solusi terbaik.
"Kita melihat yang 28 itu, karena ini kan juga menyangkut apa dari kami untuk memastikan juga perusahaan itu kondisinya tuh seperti apa, gitu kan. Kan mereka ada yang bekerja juga di situ, jadi kita lihat," ucapnya.


