INFOTREN.ID - Pernahkah Anda mendengar istilah "Kapal Keruk" di lingkungan TNI? Jangan kaget! Istilah ini bukan tentang kapal sungguhan, melainkan julukan pedas yang disematkan para prajurit untuk para pemimpin mereka yang korup. Presiden Prabowo Subianto sendiri yang membongkar aib ini, membuat kita bertanya-tanya: siapa saja "Kapal Keruk" yang dimaksud?

"Kapal Keruk": Kode Rahasia di Balik Seragam

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa di kalangan internal TNI, ada istilah "Kapal Keruk" yang digunakan untuk menggambarkan para pemimpin yang korup. Istilah ini menjadi semacam kode rahasia yang mencerminkan penilaian jujur dari para anak buah terhadap atasannya.

Lebih Tahu dari KPK?

Yang menarik, Prabowo menyebut bahwa para prajurit lebih tahu siapa saja pemimpin yang korup dibandingkan lembaga seperti KPK atau BPK. "Pengalaman saya di tentara, [kalau] pemimpin itu maling, cepat anak buah tahu. Mungkin orang luar tidak tahu. Mungkin Badan Pemeriksa Keuangan bisa dikibuli, KPK bisa dikibuli, tetapi anak buah akan tahu," ujar Prabowo, dilansir dari Bloomberg Technoz, saat memberikan keterangan di sela-sela agenda Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP, Balikpapan, Senin (12/1/2026).

iklan sidebar-1

Ing Ngarso Sung Tulodo: Teladan ataukah Kerusakan?

Prabowo menekankan pentingnya pemimpin memberikan contoh yang baik bagi anak buahnya. Ia mengutip semboyan pendidikan "Ing Ngarso Sung Tulodo," yang berarti di depan memberi teladan. Namun, jika pemimpin justru menjadi "Kapal Keruk," bagaimana mungkin rasa nasionalisme dan cinta tanah air bisa tumbuh subur?

Presiden Prabowo Subianto meresmikan RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur. (Foto: Setpres RI)

Nasionalisme Ala Korea-Jepang: Mimpi atau Kenyataan?