INFOTREN.ID - Nama Sudewo, Bupati Pati, mendadak menjadi pembicaraan nasional. Bukan karena peresmian proyek atau capaian pembangunan, melainkan karena OTT KPK (Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi) yang menyeretnya ke pusaran sorotan hukum. Peristiwa ini, dilansir dari pemberitaan nasional pada Senin (19/1), langsung menempatkan profil Sudewo di bawah cahaya terang publik dan memicu perhatian luas terhadap dinamika politik lokal di Kabupaten Pati.

Bagi sebagian warga, Sudewo masih dipandang sebagai pemimpin dengan visi pembangunan. Namun bagi publik yang lebih luas, kasus ini menjadi simbol ujian berat kepala daerah di tengah pengawasan ketat lembaga antirasuah.

Akar Kehidupan dan Pendidikan: Fondasi Seorang Teknokrat

Sudewo lahir di Pati, Jawa Tengah, 11 Oktober 1968. Pendidikan formalnya menempanya sebagai teknokrat. Ia menyelesaikan S1 Teknik Sipil di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan melanjutkan studi S2 Teknik Pembangunan di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Latar belakang teknik ini kerap disebut menjadi dasar cara pandangnya terhadap pembangunan: terukur, sistematis, dan berbasis infrastruktur. Sebelum terjun penuh ke politik, Sudewo sempat berkarier di sektor konstruksi dan pemerintahan, termasuk di lingkungan Departemen Pekerjaan Umum.

iklan sidebar-1

Menapak Politik Nasional: Dua Periode di Senayan

Karier politik Sudewo menanjak di tingkat nasional. Ia tercatat dua periode menjadi Anggota DPR RI, yakni 2009–2014 dan 2019–2024. Di parlemen, Sudewo dikenal aktif pada isu pembangunan dan kebijakan publik, sejalan dengan latar akademiknya.

Pengalaman di Senayan membentuk jejaring politik sekaligus kepercayaan diri untuk melangkah ke arena eksekutif daerah.

Profil Singkat Sudewo