INFOTREN. ID – Pasca-mangkatnya Sri Susuhunan Pakubuwana XIII pada Minggu 2 November lalu, sorotan publik kini tertuju pada sosok Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunagara, yang sebelumnya dikenal sebagai Gusti Pangeran Harya (GPH) Purbaya.
Sebagai Putra Mahkota yang telah dinobatkan secara resmi, KGPAA Hamangkunagara menjadi kandidat terkuat dan pewaris sah untuk melanjutkan takhta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Keluarga inti Keraton Surakarta dikabarkan telah sepakat untuk mengangkat Putra Mahkota menggantikan mendiang Sinuhun Pakubuwana XIII.
KGPAA Hamangkunagara, yang memiliki nama asli Gusti Raden Mas Suryo Aryo Mustiko, merupakan putra bungsu dari Sri Susuhunan Pakubuwana XIII dan Permaisuri, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Pakubuwana.
Penobatannya sebagai Putra Mahkota dilakukan dalam acara sakral Tingalan Dalem Jumenengan Pakubuwana XIII yang ke-18 pada 27 Februari 2022.
Gelar lengkapnya yang disandang saat ini adalah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom Hamangkunagara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
"Secara tradisi dan legitimasi, KGPAA Hamangkunagara adalah pewaris takhta yang sah karena telah dinobatkan secara langsung oleh ayahandanya [Pakubuwana XIII] saat masih bertahta," ujar seorang pengamat budaya Jawa.
Di usia yang relatif muda (sekitar 22 tahun), calon raja ini membawa latar belakang pendidikan yang mentereng. Setelah menamatkan studi S1 Hukum dari Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, ia diketahui tengah melanjutkan studi Magister Politik dan Pemerintahan di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Proses suksesi kali ini diharapkan berjalan lancar, terlepas dari sejarah konflik internal keraton yang sempat terjadi di masa lalu.


