INFOTREN.ID - Konflik di Palestina selama puluhan tahun telah menorehkan luka, kerinduan, dan protes dari berbagai penjuru dunia.

Di tengah dinamika global, muncul inisiatif terbaru: Prancis memimpin suatu tim untuk membahas pembentukan negara Palestina, dengan keterlibatan aktif dari Indonesia dan negara-negara sahabat.

Momen ini bukan sekadar politically symbolic melainkan langkah nyata menuju diplomasi resolutif, yang mengundang harapan masyarakat sipil dan legitimasi di forum internasional.

Indonesia, sebagai negara dengan kepedulian tinggi terhadap Palestina, turut berada di barisan pembicara dan pengambil kebijakan.

Solidaritas masyarakat Indonesia untuk kemerdekaan Palestina (Foto: Antara)

iklan sidebar-1

Fakta dan Kronologi Diplomasi: Pertemuan Bersejarah

Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyampaikan bahwa sejumlah negara di bawah kepemimpinan Prancis akan segera membentuk tim untuk membahas pembagian peran dalam upaya pembentukan negara Palestina.

Ia menjelaskan, “Akan dibuat lagi tim yang lebih kecil sebenarnya untuk bisa membahas ini dalam 1‑2 hari ke depan,” ujar Menlu Sugiono dikutip dari laman Menpan (28/9/2025)

Tim diskusi awal ini muncul pada “Meeting of the Day After in Gaza and Stabilization Efforts” yang diselenggarakan sesudah Konferensi Tingkat Tinggi soal Palestina.