INFOTREN.ID - Hubungan antara Presiden RI ketujuh Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden terpilih Prabowo Subianto kian menjadi sorotan.
Publik menilai, ada garis tipis antara kerja sama politik dan sikap melindungi, terutama saat isu transparansi pemerintahan mencuat.
Pengamat hukum tata negara, Damai Hari Lubis, menyoroti hal ini. Ia menyatakan bahwa sikap Prabowo dalam sejumlah momentum politik memperlihatkan kecenderungan melindungi Jokowi.
Menurutnya, kondisi ini menimbulkan ruang tafsir baru di masyarakat: apakah demokrasi kita masih berjalan dengan keterbukaan, atau justru bergerak ke arah yang lebih samar?
Kritik Damai Hari Lubis
Damai Hari Lubis menegaskan bahwa sikap Prabowo dapat memunculkan keraguan publik terhadap transparansi.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat adalah modal utama seorang pemimpin.
Dalam pernyataannya, ia menekankan: “Publik mulai ragu terhadap transparansi. Prabowo terlihat seperti melindungi Jokowi,” ujarnya dalam keterangan yang dikutip dari laman MSN yang diakses pada Minggu, 28/9/2025.
Pernyataan tersebut mencuat bukan tanpa alasan. Publik menuntut kejelasan arah kebijakan, terutama dalam transisi kekuasaan yang seharusnya menghadirkan harapan baru.


