Infotren Sumut, Madina - Polres Mandailing Natal (Madina) melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Toba 2025 dalam rangka pengamanan IdulFitri 1446 Hijriyah di lapangan Multi Fungsi Tantya Sudhirajati Mapolres Madina, Kamis (20/3/2025). Polres Madina menyatakan siap mengamankan proses perayaan IdulFitri 1446 H.
Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, SH SIK bertindak sebagai Pimpinan Apel, Perwira Apel, Kasat Lantas Iptu Abdul Anwar Ujung, dan Ipda Muhammad Yamin sebagai Komandan Apel.
Sedangkan tamu undangan dan peserta apel diikuti dari jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda Madina), mulai dari Kodim Tapsel, Kejari, Pengadilan, pejabat teras Pemkab Madina yakni Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan pelajar.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Madina membacakan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Pol Drs Listyo Sigit Prabowo yang menekankan tentang pelaksanaan Ops Ketupat 2025.
Secara nasional, Ops Ketupat ini, Polri mendirikan 2.835 pos yang terdiri dari 1738 Pos Pengamanan 788 pos pelayanan serta 309 Pos Pelayanan Terpadu.
Di sisi lain, amanat Kapolri juga menyebut bahwasanya puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28-30 Maret 2025 mendatang. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada tanggal 5-7 April 2025.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
"Sebelum saya mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam Ops Ketupat ini. Saya juga mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa Ramadan 1446 H dan selamat merayakan Hari Raya IdulFitri 1446 H," kata Kapolres Madina dalam pidato Kapolri.
Arie Paloh menerangkan, untuk skala Kabupaten Madina, ada 5 pos yang akan didirikan mulai tanggal 20 Maret ini. Pos tersebut berada di wilayah Panyabungan, Perbatasan Sumut-Sumbar di Muara Sipongi, perbatasan Madina-Tapanuli Selatan di Siabu, dan di wilayah Pantai Barat tepatnya di Natal.
Sedangkan jumlah personel yang akan terlibat dari polres sendiri berjumlah 210 personel. Personel ini akan ditempatkan di pos, tim urai dan tim patroli.


