INFOTREN.ID - Rombongan spiritual Indonesian Walk for Peace 2026 dijadwalkan tiba di Kabupaten Nganjuk pada Rabu sore, 20 Mei 2026. Aksi jalan kaki ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut perayaan Hari Raya Waisak tahun tersebut.
Sebanyak 58 biksu dari empat negara di Asia Tenggara berpartisipasi dalam perjalanan spiritual ini. Jumlah peserta ini bertambah dari rencana awal yang semula hanya diikuti oleh 51 biksu dari tiga negara saja.
Peserta kegiatan ini berasal dari Indonesia, Thailand, Laos, dan Malaysia, yang saat ini sedang dalam perjalanan panjang dari Bali menuju Candi Borobudur. Rombongan tersebut dilaporkan sedang bermalam di Kelenteng Gudo sebelum melanjutkan perjalanan esok hari.
Perjalanan para biksu ini akan menggunakan jalur utama yang menghubungkan Surabaya dan Solo, melewati berbagai titik penting di wilayah Nganjuk. Panitia lokal di Nganjuk telah mempersiapkan fasilitas pendukung secara maksimal untuk menyambut kedatangan mereka.
Para biksu direncanakan akan singgah di Kelenteng Kertosono untuk beristirahat dan menyantap makan siang setelah menempuh perjalanan kaki dari wilayah Jombang. Setelah itu, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Kelenteng Hok Yoe Kiong Sukomoro.
Ketua Panitia Indonesian Walk for Peace 2026 Nganjuk, Roy Sugiarto, mengungkapkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan bersama dengan pemerintah daerah setempat. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek persiapan acara berjalan dengan lancar dan tertib.
"Hari ini padat, kita siapkan sarana prasarana, kursi-kursi, terop-terop, banner-banner, terutama juga koordinasi sama Pemda," ujar Roy Sugiarto, Ketua Panitia Indonesian Walk for Peace 2026 Nganjuk.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, para peserta akan diterima di Kelenteng Hok Yoe Kiong sekitar pukul 16.30 WIB. Di sana, akan dilaksanakan prosesi pembasuhan kaki dan pemberian berkat bagi umat yang hadir.
Setelah bermalam di Kelenteng Hok Yoe Kiong, rombongan dijadwalkan akan melanjutkan perjalanan pada Kamis pagi, 21 Mei 2026, menuju Pendopo Kabupaten Nganjuk. Tempat peristirahatan di Kertosono juga akan dimaksimalkan untuk keperluan istirahat siang.