INFOTREN.ID - Industri otomotif nasional menunjukkan tren positif pada pertengahan 2026. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil di Indonesia kembali meningkat pada Juni 2026, baik dari sisi distribusi pabrik ke dealer (wholesales) maupun penjualan ritel kepada konsumen.

Secara wholesales, penjualan mobil mencapai 77.550 unit pada Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat sekitar 12 persen dibandingkan Mei 2026 yang tercatat sebanyak 69.219 unit.

Sementara itu, penjualan ritel atau retail sales mencapai 74.507 unit, naik 3,6 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang membukukan 71.890 unit.

Pertumbuhan juga terlihat secara tahunan (year-on-year). Penjualan wholesales melonjak 32,9 persen dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebanyak 58.363 unit. Adapun penjualan ritel meningkat 19,6 persen dari 62.292 unit menjadi 74.507 unit.

Kinerja positif pada Juni turut mendorong capaian industri otomotif sepanjang semester pertama 2026. Secara kumulatif, penjualan wholesales selama Januari hingga Juni mencapai 436.564 unit atau tumbuh 15,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi lain, penjualan ritel pada enam bulan pertama 2026 mencapai 433.848 unit atau meningkat 10,5 persen dibandingkan semester pertama 2025.

Data tersebut menunjukkan permintaan kendaraan di pasar domestik masih terjaga hingga pertengahan tahun, meski industri otomotif masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Dari sisi merek, Toyota masih mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar dengan penjualan wholesales sebanyak 22.809 unit pada Juni 2026. Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan capaian Mei 2026 yang mencapai 24.846 unit.

Posisi kedua ditempati Daihatsu dengan penjualan 14.125 unit. Pabrikan ini mencatat peningkatan dibandingkan bulan sebelumnya yang membukukan 11.140 unit.