INFOTREN.ID - Pergantian kepemimpinan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari Sri Mulyani Indrawati ke Purbaya Yudhi Sadewa pada akhir 2025 menarik perhatian publik, termasuk mengenai perbandingan harta kekayaan kedua tokoh sentral dalam pengelolaan fiskal negara ini.
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harta kekayaan bersih Sri Mulyani tercatat lebih dari dua kali lipat dari Purbaya Yudhi Sadewa.
Sri Mulyani yang memiliki pengalaman panjang di lembaga internasional seperti Bank Dunia, memiliki total kekayaan sekitar Rp92,8 Miliar.
Sementara itu, Purbaya Yudhi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), tercatat memiliki harta kekayaan bersih sebesar Rp39,21 Miliar.
Purbaya Yudhi Sadewa tercatat dalam LHKPN terakhirnya tidak memiliki utang, menjadikannya salah satu pejabat tinggi negara dengan profil keuangan yang sepenuhnya bersih dari kewajiban.
Sebaliknya, Sri Mulyani tercatat memiliki utang sebesar Rp9,3 Miliar, meskipun angka ini kecil dibandingkan dengan total aset yang dimilikinya.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Sri Mulyani Indrawati memiliki total kekayaan bersih yang jauh lebih tinggi (sekitar Rp92,8 Miliar) dibandingkan Purbaya Yudhi Sadewa (sekitar Rp39,21 Miliar).
Kekayaan Sri Mulyani didukung oleh nilai besar dari properti, kas, dan surat berharga, termasuk aset luar negeri. Sedangkan kekayaan Purbaya sangat didominasi oleh properti di Jakarta Selatan.
Purbaya Yudhi Sadewa tercatat nihil utang, sementara Sri Mulyani memiliki kewajiban utang sebesar Rp9,3 Miliar. (*)


