BisnisMarket– Misteri di balik pemagaran laut yang menghebohkan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 perlahan mulai terkuak.
Pengacara Ahmad Kosimuddin, yang dikenal lantang dalam kasus-kasus publik, mengungkap aktor-aktor besar yang diduga terlibat dalam skema ini.
Salah satu nama besar yang disebutnya adalah pengusaha properti papan atas, Aguan.
“Pagar laut itu bukan untuk nelayan atau alasan abrasi seperti yang diklaim, ini adalah modus untuk mengkapling laut, mempersiapkan lahan bagi proyek properti besar. Semua ini didanai oleh Aguan dan kroni-kroninya,” ujar Kosim pada Kamis (23/1/2025).
Menurut Kosim, pemagaran laut ini melibatkan sejumlah pihak, mulai dari mandor proyek hingga para pemodal besar.
Salah satu nama yang mencuat adalah Mandor Memet, yang disebut sebagai pelaksana proyek atas instruksi Gojali alias Eng Chun, orang kepercayaan Aguan.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
“Mandor Memet ini mengerjakan proyek pemagaran atas perintah Gojali. Gojali sendiri adalah tangan kanan Aguan. Fakta-fakta ini bukan asumsi, melainkan berdasarkan data dan dokumen yang kami miliki,” jelas Kosim.
Lebih jauh, Kosim mengungkap bahwa pagar laut itu digunakan untuk mensterilkan area dari nelayan dan penduduk lokal.
Setelah itu, wilayah yang sudah dikuasai tersebut akan diklaim sebagai milik pribadi, diterbitkan sertifikat, dan akhirnya diperjualbelikan kepada oligarki properti.


