Infotren - Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akhirnya angkat bicara soal performa tim nasional yang belakangan ini dianggap menurun. Dalam pernyataannya, PBSI menegaskan kemungkinan pergantian pelatih jika hasil buruk terus terjadi hingga akhir tahun.
Ketua Harian PBSI, Alex Tirta, menyampaikan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan pasca turnamen besar seperti Olimpiade Paris 2024. Jika pelatih tidak mampu menunjukkan progres, langkah tegas berupa penggantian akan diambil.
PBSI menilai konsistensi prestasi menjadi kunci keberhasilan tim nasional dalam menjaga reputasi Indonesia di kancah internasional. Oleh karena itu, kinerja pelatih akan diawasi ketat sesuai target yang telah ditetapkan.
Peringatan ini berlaku untuk semua sektor, terutama ganda putra dan tunggal putra yang mengalami penurunan performa dalam beberapa turnamen terakhir. PBSI berharap peringatan ini bisa menjadi cambuk motivasi bagi pelatih dan atlet untuk bangkit.
PBSI juga membuka ruang evaluasi secara internal dengan pendekatan data dan pencapaian objektif. Hal ini dilakukan agar keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan performa, bukan semata opini atau tekanan publik.
Meskipun begitu, PBSI tetap memberikan kesempatan bagi para pelatih untuk memperbaiki dan membuktikan diri hingga akhir tahun. Perubahan tidak akan dilakukan secara terburu-buru, namun tetap akan tegas jika tak ada perkembangan.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Publik dan pecinta bulutangkis diimbau untuk tetap mendukung tim nasional selama proses pembenahan berlangsung. PBSI berkomitmen menjaga integritas prestasi Indonesia di panggung dunia dengan langkah-langkah strategis dan profesional.


