INFOTREN.ID - Dalam langkah yang mengundang perhatian dunia, Paus Leo XIV resmi merilis dokumen penting pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik, Dilexi Te, pada Rabu (8/10/2025).
Lewat dokumen ini, Paus secara terbuka menyampaikan kritik tajam terhadap kebijakan Donald Trump, terutama soal imigran dan ketimpangan sosial.
Tak hanya menggugah umat Katolik, seruan Paus Leo ini juga jadi bahan refleksi global: benarkah dunia telah kehilangan nurani di tengah derap ekonomi?
Judul Besar, Isi Lebih Besar: Apa Itu Dilexi Te?
Dilexi Te yang berarti “Aku Telah Mencintaimu” bukan sekadar ajakan religius. Dokumen setebal 104 halaman ini awalnya disiapkan oleh Paus Fransiskus sebelum wafat pada April 2025, dan kini diselesaikan oleh Paus Leo dengan penambahan catatan pribadinya.
“Saya dengan senang hati menjadikan dokumen ini milik saya, menambahkan sejumlah refleksi, dan menerbitkannya di awal masa pontifikat saya,” tulis Paus Leo di bagian pembuka dilansir dari Reuters (9/10/2025).
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Isinya menyentuh berbagai isu: kemiskinan global, migrasi, eksklusi sosial, hingga sistem ekonomi yang hanya menguntungkan segelintir orang.
Kritik Tajam untuk Trump dan Dunia
Salah satu bagian paling mencolok adalah sindiran keras terhadap teori trickle-down economics, gagasan populer yang turut diusung oleh Presiden AS ke-45, Donald Trump.


