INFOTREN.ID - Siapa sih yang bisa menolak kelezatan siomay? Apalagi kalau harganya ramah di kantong. Tapi, pernahkah kamu bertanya-tanya, kok bisa ya siomay ini murah banget? Jangan-jangan ada "rahasia" di balik harganya yang bikin kita merinding!

Ciri-Ciri Siomay Ikan Sapu-Sapu: Jangan Sampai Ketipu!

Mamat (bukan nama sebenarnya), seorang pedagang siomay di Jakarta Selatan, blak-blakan mengakui penggunaan ikan sapu-sapu sebagai bahan campuran siomaynya. Dilansir dari Kompas.com (25/1), Mamat mengungkapkan, "Kalau pakai daging ikan sapu-sapu, warnanya memang agak lebih gelap, mirip bakso. Beda sama siomay yang kebanyakan tepung atau daging ikan segar yang warnanya agak pink."

Selain warna, aroma amis yang lebih kuat juga menjadi ciri khas siomay ikan sapu-sapu. Meski bisa diakali dengan jeruk nipis, karakter dasarnya tetap terasa, terutama jika porsi ikan sapu-sapunya lebih dominan.

Konsumen Waspada: Dulu Langganan, Sekarang Mikir Keras!

iklan sidebar-1

Rahma (29), seorang pekerja kantoran, mengaku dulu sering jajan siomay kaki lima. Namun, kebiasaannya berubah setelah tahu ada pedagang yang menggunakan ikan sapu-sapu. "Pas tahu ternyata ada yang pakai ikan sapu-sapu, saya jadi mikir ulang. Soalnya kan ikannya dari kali yang kotor," ujarnya.

Sejumlah warga mengumpulkan dan menumpuk daging ikan sapu-sapu yang telah dipisahkan dari kulitnya di atas rakit plastik di aliran Sungai Ciliwung, kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Januari 2026. (Foto KOMPAS.com/Lidia Pratama Febrian)

Risiko Kesehatan Mengintai: Jangan Anggap Sepele!

Pakar penyakit dalam Universitas Indonesia, Ari Fahrial Syam, mengingatkan bahwa bahaya utama ikan sapu-sapu terletak pada lingkungan tempat hidupnya. "Jika ikan itu tercemar dengan berbagai macam bakteri, kemudian juga kuman, dan juga biasanya logam, logam berat yang ada pada ikan tersebut," jelasnya.