INFOTREN.ID - Bayangkan sebuah program mulia, dirancang untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak bangsa, tiba-tiba terancam oleh kejahatan siber. 

Kisah ini bermula dari sebuah laporan yang mengguncang, mengungkap hilangnya dana operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp1 miliar! 

Yayasan Prama Guna Nasional (PGN), garda terdepan dalam menjalankan program ini di Pangauban, melaporkan kejadian ini melalui Laporan Khusus (Lapsus) Nomor: 001/PGN/SPPG-PANGAUBANIX/2025 yang disampaikan ke BGN pada awal November 2025. 

Laporan ini bukan sekadar angka-angka, melainkan sebuah drama yang melibatkan kepercayaan, teknologi, dan kejahatan yang mengintai di dunia maya.

Kronologi Kejadian: Modus Penipuan yang Cerdik

iklan sidebar-1

Insiden bermula pada Jumat, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 18.30 WIB. Kepala SPPG Pangauban, Mochamad Cakra Aji Saputra, sedang memproses transaksi keuangan melalui sistem BNI Direct.

Tiba-tiba, sistem meminta penggantian kata sandi dan memunculkan notifikasi keamanan yang mencurigakan.

Cakra kemudian menghubungi layanan live chat resmi bank, namun justru dihubungi oleh seseorang yang mengaku sebagai pihak bank. 

Pelaku memberikan tautan untuk mengganti kata sandi dengan alasan keamanan.