INFOTREN.ID - Tak semua perjalanan hidup terlihat dari sorot kamera. Ada yang bekerja dalam senyap, menjaga wajah bangsa tanpa banyak kata. 

Di antara mereka, berdirilah Duta Besar (Dubes) Andy Rachmianto, Plt. Dirjen Protokol dan Konsuler sekaligus Kepala Protokol Negara (KPN), yang pada 17 November 2025 menerima salah satu penghargaan tertinggi dari Takhta Suci Vatikan: Pro Ecclesia et Pontifice.

Di sebuah ruang sederhana di Kedutaan Besar Vatikan di Jakarta, penghargaan itu disematkan langsung oleh Nunsius Apostolik Takhta Suci, Mgr. Piero Pioppo.

Tidak ada sorot lampu megah, tidak pula panggung tinggi. Namun ada keheningan yang hangat, seperti penghormatan untuk sebuah kerja panjang yang selama ini dijalani dengan hati.

Menghidupkan Makna Lintas Iman

iklan sidebar-1

Penghargaan dari Paus Leo XIV ini bukan sekadar medali. Ini adalah simbol bahwa kerja manusia dapat menyentuh sisi kemanusiaan yang lebih luas melampaui batas negara, bahkan melampaui batas keyakinan.

Vatikan memberikan penghargaan tersebut karena peran besar Dubes Andy dalam mempersiapkan dan melayani kunjungan Paus Francis pada September 2024.

Sebuah misi protokoler yang tidak hanya menyangkut prosedur, tetapi juga sensitivitas spiritual dan sosial.

“Penghargaan ini bukanlah kerja individual, melainkan hasil kerja tim...”, ujar Dubes Andy dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri RI (17/11).