INFOTREN.ID - Microsoft membuat langkah penting dalam pengembangan teknologi AI-nya. Tak lagi hanya bergantung pada OpenAI, pengembang ChatGPT.
Microsoft kini resmi bekerja sama dengan Harvard Medical School, khususnya unit Harvard Health Publishing (HHP).

Dalam laporan eksklusif yang pertama kali dilansir Wall Street Journal dan dikonfirmasi Reuters (8/10/2025), kolaborasi ini memungkinkan Microsoft untuk melisensikan konten kesehatan dan kebugaran dari Harvard.

Konten ini akan digunakan untuk memperkaya jawaban Copilot, asisten AI buatan Microsoft.

“Versi terbaru Copilot akan menggunakan konten dari Harvard Health Publishing untuk menjawab pertanyaan pengguna tentang topik medis dan kesehatan,” tulis pernyataan resmi dari Harvard, dikutip dari Reuters yang diakses pada (9/10/2025).

CEO Microsoft AI Mustafa Suleyman berpidato pada perayaan ulang tahun ke-50 perusahaan di Redmond, Washington, AS, 4 April 2025. (Foto: REUTERS/Jeffrey Dastin)

iklan sidebar-1

Copilot Jadi Lebih Cerdas, OpenAI Tak Lagi Satu-satunya

Sebelumnya, Microsoft memang sangat bergantung pada OpenAI dan model GPT-nya untuk mendukung Copilot di berbagai layanan seperti Word dan Outlook. Tapi kini, Microsoft mulai membangun ekosistem AI yang lebih mandiri.

Selain menggandeng Harvard, Microsoft juga mengintegrasikan model AI dari Anthropic (Claude), serta mengembangkan model AI internalnya sendiri.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk diversifikasi teknologi, agar Microsoft tak terlalu bergantung pada satu pihak saja.