INFOTREN.ID - Dalam rangka memperkuat ketahanan gizi dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Menteri UMKM Maman Abdurrahman melakukan kunjungan kerja ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), berlokasi di Lengkong Wetan, Serpong.

‎Kegiatan ini bertujuan memastikan langsung jalannya produksi dan distribusi makanan bergizi yang dikelola tenaga dapur lokal. Menteri Maman turut memantau proses pengolahan hingga pengemasan makanan, serta mengecek standar sanitasi dan penyimpanan bahan pangan.

‎Tak hanya itu, ia juga berdiskusi dengan para pengelola dan pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pasok, termasuk para penyedia bahan makanan. Sebelumnya, ia menyempatkan diri mengunjungi salah satu supplier dari wilayah Pamulang yang terlibat dalam penyediaan bahan baku untuk dapur tersebut.

‎"Kami bertemu dengan sekitar 50 supplier dari berbagai sektor seperti sayur-mayur, buah, daging, ayam, telur, dan ikan. Bahkan ada beberapa calon supplier yang awalnya belum berminat, kini langsung menyatakan kesiapan untuk bergabung," ungkap Maman.

‎Ia menyambut baik antusiasme tersebut dan menyebut bahwa kolaborasi antara UMKM dan institusi seperti SPPG merupakan strategi yang tepat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.

iklan sidebar-1

‎“Program ini bukan hanya memberi manfaat gizi bagi anak-anak, tapi juga mendongkrak ekonomi masyarakat akar rumput. Prinsip ekonomi sederhana ini bisa memberikan dampak luar biasa,” tambahnya.

‎Maman juga mengapresiasi peran Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan dan pemerintah daerah yang dinilainya sangat mendukung pemberdayaan UMKM di sektor pangan.

‎Meski diakui masih ada tantangan dalam implementasi program berskala besar seperti ini, Maman menegaskan pentingnya menjaga semangat dan kerja sama lintas sektor.

‎Pemerintah berharap keberadaan UMKM dalam program MBG akan terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam upaya peningkatan gizi masyarakat secara nasional.(*)