INFOTREN.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa merespons tajam kritik yang dilontarkan oleh mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi.
Kritik tersebut menyoroti gaya komunikasi Purbaya yang dianggap terlalu "koboi" atau ceplas-ceplos di ruang publik, serta dinilai dapat melemahkan soliditas pemerintahan.
Purbaya tidak tinggal diam. Ia membalas kritik tersebut dengan merujuk pada data dan klaim bahwa pendekatannya yang lugas justru berhasil memulihkan sentimen positif masyarakat terhadap pemerintah.
Hasan Nasbi dalam kritiknya menyarankan agar Purbaya menghentikan kebiasaan menyentil atau mengkritik kinerja pejabat lain di forum terbuka.
Nasbi berpendapat bahwa perselisihan atau kritikan antar pejabat seharusnya diselesaikan di ruang tertutup. Jika terus diumbar, hal itu akan "meng-entertain" pihak-pihak yang tidak menyukai pemerintah dan menimbulkan kesan bahwa kabinet tidak solid dan berantakan.
Ia khawatir, jika gaya komunikasi Purbaya ditiru menteri lain, hal itu dapat menimbulkan kekacauan komunikasi dan merusak citra keharmonisan pemerintahan.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Menkeu Purbaya menjawab kritik tersebut dengan data yang menunjukkan peningkatan kepercayaan publik. Purbaya mengutip hasil survei Indeks Kepercayaan Masyarakat (IKM) yang dirilis oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Oktober 2025.
Purbaya menegaskan bahwa hasil survei menunjukkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah justru stabil dan berada pada level yang baik.
Ia bahkan menyebut ada korelasi antara kebijakan yang drastis (dan gaya komunikasi yang ceplas-ceplos) dengan keberhasilan membalikkan sentimen masyarakat yang sempat menurun.


