INFOTREN.ID - Bayangkan sebuah arena pertarungan teknologi, di mana dua raksasa saling berhadapan. Di satu sudut, ada Nvidia, sang penguasa pasar GPU yang tak terkalahkan. Di sudut lainnya, muncul Intel, sang penantang yang siap merebut tahta. Pertarungan epik ini akan segera dimulai!
Gebrakan Intel: Produksi GPU Dimulai!
Intel, perusahaan chip raksasa asal Amerika Serikat, baru-baru ini membuat gebrakan yang mengejutkan banyak pihak. Mereka mengumumkan akan memulai produksi unit pemrosesan grafis (GPU), sebuah langkah yang menantang dominasi Nvidia di pasar yang menggiurkan ini.
"Tan mengumumkan bahwa Intel akan mulai memproduksi unit pemrosesan grafis (GPU)," seperti dilansir dari Bloomberg Technoz, Rabu (4/2/2026). Langkah ini tentu bukan tanpa alasan.
Mengapa GPU? Peluang Emas di Balik Kecerdasan Buatan
GPU, atau graphics processing unit, adalah jenis prosesor yang lebih khusus dibandingkan dengan CPU (central processing unit) yang selama ini menjadi andalan Intel. GPU sangat penting untuk berbagai aplikasi, mulai dari bermain game dengan grafis memukau hingga melatih model kecerdasan buatan (AI) yang semakin canggih.
Di era AI yang berkembang pesat ini, permintaan akan GPU semakin meningkat. Nvidia, dengan GPU canggihnya, berhasil memegang kendali pasar yang dominan. Namun, Intel melihat peluang emas ini dan tidak ingin ketinggalan.
Strategi Jitu Intel: Fokus pada Pelanggan
Untuk mewujudkan ambisinya, Intel telah menunjuk Kevork Kechichian, VP sekaligus Manajer Umum Grup Pusat Data Intel, sebagai penanggung jawab proyek GPU ini. Selain itu, mereka juga merekrut Eric Demers, mantan wakil presiden senior bidang teknik di Qualcomm, untuk memperkuat tim.


