INFOTREN.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kembali menjadi perhatian publik setelah menerima peringatan serius dari anggota parlemen.
Kali ini, peringatan tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang menyiratkan adanya intrik dan penentangan terhadap kebijakan-kebijakan beraninya.
Seorang anggota Komite IV DPD RI, Ali Alwi, secara blak-blakan meminta Purbaya untuk sangat berhati-hati dalam menjalankan tugasnya. Peringatan ini muncul menyusul sejumlah kebijakan kontroversial dan gaya komunikasi Purbaya yang dinilai "koboi" oleh beberapa pihak.
"Karena berada di tengah hutan belantara, Bapak berani tampil di tengah-tengah serigala yang begitu banyak, Pak. Hati-hati kalau kagak kuat, Pak," ujar Senator Ali Alwi dalam rapat kerja tersebut.
Pernyataan "di tengah-tengah serigala" ini menggarisbawahi potensi bahaya dan tantangan politik yang dihadapi Menkeu. Hal ini merujuk pada kebijakan-kebijakan Purbaya yang dianggap sangat berani dan berpotensi mengganggu kepentingan banyak pihak.
Sejak menjabat, Purbaya Yudhi Sadewa memang dikenal mengeluarkan pernyataan dan langkah tegas seakan akan tidak takut dengan siapapun.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Menkeu Purbaya dengan tegas menyatakan akan menarik kembali anggaran untuk program-program, termasuk untuk proyek Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai tidak terserap atau tidak siap dieksekusi hingga akhir Oktober.
Purbaya juga gencar memberantas praktik impor ilegal, termasuk pakaian bekas (thrifting), yang sempat memicu kritikan keras dari pedagang di media sosial.
Sebelumnya, Purbaya juga mendapat peringatan dari Komisi XI DPR RI agar tidak terlalu "ikut campur" atau mengomentari kinerja kementerian lain, dan fokus pada desain ekonomi nasional.


