INFOTREN.ID - Sebanyak 200 ribu orang diperkirakan akan menghadiri Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat pada Kamis (01/05/2025).
Sebagaimana diketahui, setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh Internasional atau May Day. Pemerintah Indonesia juga akan memperingati hari buruh di lapangan Monas.
Di momen penting bagi para buruh ini, serikat pekerja dan aliansi masyarakat di seluruh dunia, termasuk berbagai wilayah di Indonesia biasanya akan menggelar aksi demonstrasi damai untuk menyuarakan hak dan aspirasinya.
Aksi demo pada Hari Buruh memang sudah menjadi bagian yang tidak akan ketinggalan, hal ini ada kaitannya dengan asal mula May Day. yakni pada tahun 1886 di Amerika Serikat.
Pada saat itu kaum buruh berdemo menuntut pemberlakuan 8 jam kerja karena saat itu mereka dipaksa bekerja 12-20 jam perhari.
Singkatnya, pada tahun 1889, diadakan sebuah kongres buruh internasional di Paris, Perancis yang berisi penetapan pemberlakuan 8 jam kerja dan penetapan 1 Mei sebagai Hari Buruh Internasional.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Untuk tahun ini di Indonesia, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang juga menjadi Presiden Partai Buruh Said Iqbal memperkirakan sebanyak 200 ribu orang buruh akan datang ke Monas pada Kamis (01/05/2025).
Para buruh ini datang dari berbagai wilayah di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta, Serang, dan Cilegon.
Pada peringatan hari buruh atau May Day 2025, KSPI mengangkat enam isu utama yang menjadi tuntutan kaum buruh, di antaranya adalah penghapusan sistem alih daya (outsourcing).


