INFOTREN.ID - Bayangkan sebentuk lapangan udara di tengah kawasan industri, landasan panjang nyaris 2 kilo meter, hangar, pesawat jet, semuanya tanpa aparat Bea Cukai, Imigrasi, atau kontrol negara.
Foto-foto fasilitas PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang beredar membuat publik gempar, mempertanyakan: apakah ini hanya bagian dari investasi, atau potret “negara dalam negara”? Kini, pihak yang paling disorot angkat bicara.
Kronologi dan Polemik: Mengapa Bandara IMIP Jadi Sorotan
Sorotan publik bermula ketika Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyebut bandara milik IMIP sebagai “anomali” karena tampak beroperasi tanpa kehadiran aparat negara seperti Bea Cukai dan Imigrasi. Hal ini dianggap bisa mengancam kedaulatan dan keamanan.
Sejumlah politisi kemudian menyoroti status legal bandara tersebut, mempertanyakan apakah benar hanya melayani penerbangan domestik atau berpotensi digunakan untuk aktivitas lintas negara tanpa pengawasan.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan angkat suara soal ribut Bandara Khusus IMIP, Morowali, Sulawesi Tengah yang tak dikawal perangkat negara. (Dok. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A via CNN Indonesia).
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Penjelasan Resmi: Suara dari Luhut Binsar Pandjaitan
Sebagai pejabat yang paling dikaitkan dengan proses perizinan, Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya memberikan klarifikasi detail.
Ia menegaskan bahwa izin pembangunan bandara IMIP dikeluarkan melalui rapat resmi yang ia pimpin semasa menjabat sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi.


