INFOTREN.ID - Di Shinagawa Ward General Kumin Hall, Tokyo, yang diselimuti kabut pagi Jepang, sebuah kisah inspiratif lahir dari dentingan pion dan ratu yang saling bertarung.

Pada 19-23 September 2025, pecatur Indonesia, dipimpin International Master (IM) Arif Abdul Hafiz dengan rating FIDE 2386, meraih gelar juara Japan Chess Championship 2025, sebuah kemenangan yang bukan sekadar poin, melainkan simfoni ketangguhan jiwa Nusantara.

Bayangkan, di negeri matahari terbit, langkah-langkah bijak dari tanah air kita mengguncang papan catur dunia.

Ini adalah sebuah kisah yang menggugah, di mana setiap gerakan bidak adalah puisi perjuangan, memotivasi generasi muda untuk melangkah tanpa ragu di panggung internasional.

Salah satu momentum saat pecatur Indonesia, GM Susanto Megaranto, kanan bertarung di Japan Chess Championship 2025. (Foto" KBRI Tokyo via kemlu.go.id)

iklan sidebar-1

Latar Belakang: Akar Perjuangan di Nusantara

Seperti akar beringin yang menembus tanah subur, perjalanan tim catur Indonesia bermula dari latihan keras di tengah hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Japan Chess Championship 2025, diselenggarakan di kota Edo ini, menjadi panggung di mana Arif Abdul Hafiz dan rekan-rekannya menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai negara Asia. 

Informasi dari sumber resmi KBRI melalui laman Kemlu RI yang diakses pada 27 September 2025 menunjukkan, kompetisi ini melibatkan ratusan peserta, dengan format atau sistem Swiss 9 babak dan kontrol waktu 90 menit + 30 detik per langkah membuat turnamen ini menuntut ketajaman strategi dan ketenangan jiwa.