INFOTREN.ID - Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), kembali mencuri perhatian dunia melalui kunjungannya ke Amerika Serikat.
Setelah bertahun-tahun dicap sebagai figur kontroversial di Washington, kini ia disambut hangat tidak hanya oleh Gedung Putih, tetapi juga oleh anggota Kongres AS.
Transformasi ini menjadi penanda menarik tentang bagaimana politik global bekerja berputar, berubah, dan kerap mengejutkan.
Capitol Hill Menjadi Panggung Baru
Lawatan MBS ke Capitol Hill di hari kedua kunjungannya memperlihatkan betapa hubungan AS-Saudi kini memasuki fase baru.
Pertemuan yang berlangsung tertutup itu disebut bertujuan memperkuat ikatan ekonomi, keamanan, dan kemitraan strategis.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Menurut laporan dari Reuters (19/11) yang menyebut kunjungan tersebut “menegaskan ikatan ekonomi dan keamanan yang lebih kuat dari sebelumnya,” meski isu hak asasi manusia tetap menghantui konteks diplomatiknya.
Sambutan Gedung Putih dan Momen Rekonsiliasi
Presiden Donald Trump menyambut MBS dengan hangat. Momen ini semakin menarik ketika Senator Marco Rubio yang pada 2019 pernah menyebut MBS sebagai “gangster” atau “preman”, namunkini duduk hanya beberapa langkah dari sang pangeran.


