INFOTREN.ID - Keikutsertaan wakil Indonesia, Vina Sitorus, dalam ajang Miss Grand International (MGI) selalu dinanti, terutama pada sesi penampilan kostum nasional. 

Tahun ini, pilihan kostum Vina yang mengangkat figur mitologi legendaris Indonesia, Nyi Roro Kidul, berhasil menarik perhatian dunia, namun sekaligus memicu diskusi sensitif di kalangan masyarakat domestik, khususnya terkait isu budaya dan agama.

Pada sesi National Costume Miss Grand International 2025, Vina Sitorus tampil memukau mengenakan busana yang terinspirasi dari Nyi Roro Kidul, Ratu Pantai Selatan. 

Kostum tersebut didominasi warna hijau emerald dan emas, lengkap dengan detail ornamen megah yang melambangkan kekuatan mistis dan keanggunan.

Busana ini tidak hanya menampilkan korset berbordir dan kain batik hijau yang mewah, tetapi juga dilengkapi mahkota dan aksesori pundak berbentuk siluet naga, menegaskan citra Nyi Roro Kidul sebagai simbol kekuatan, keindahan, dan warisan mistis Indonesia.

iklan sidebar-1

Dalam unggahannya di media sosial, Vina menjelaskan bahwa Nyi Roro Kidul bukan sekadar mitos, melainkan simbol abadi dari warisan budaya yang ingin diperkenalkan ke mata internasional. Tujuannya adalah memamerkan kekayaan legenda dan budaya Nusantara yang kaya akan aura magis.

Meskipun kostum tersebut menuai pujian atas detail dan kemegahannya, representasi Nyi Roro Kidul dalam konteks kontes kecantikan internasional seringkali menjadi topik yang sensitif, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama.

Inti dari diskusi ini adalah pertimbangan terhadap Nyi Roro Kidul sebagai figur mitologis vs. figur spiritual. Dalam kepercayaan sebagian masyarakat Jawa, sosok Nyi Roro Kidul dianggap sebagai penguasa laut selatan yang memiliki kaitan erat dengan ritual atau praktik spiritual tertentu, yang oleh sebagian kelompok agama dianggap bertentangan dengan ajaran monoteisme.

Ketika seorang figur publik, apalagi mewakili negara, memerankan karakter tersebut, isu mengenai "akidah" dan "pemujaan terhadap mitos" kerap muncul di media sosial.