INFOTREN.ID – Dunia astronomi global kembali digegerkan dengan kedatangan seorang "tamu" istimewa dari luar sistem bintang kita: Komet 3I/ATLAS.
Objek langit ini dikonfirmasi sebagai komet antarbintang ketiga yang pernah terdeteksi, dan kehadirannya menawarkan kesempatan emas bagi para ilmuwan untuk menguak rahasia alam semesta yang lebih luas.
3I/ATLAS adalah objek yang diklasifikasikan sebagai komet antarbintang, yang berarti ia berasal dari sistem bintang lain di luar Tata Surya kita. Penamaannya memiliki arti khusus:
- 3: Menandakan ia adalah objek antarbintang ketiga yang ditemukan, setelah 1I/'Oumuamua dan 2I/Borisov.
- I (Interstellar): Menyatakan bahwa ia berasal dari luar Tata Surya.
- ATLAS: Merujuk pada sistem teleskop yang menemukannya, yaitu Asteroid Terrestrial-impact Last Alert System (ATLAS) di Chili, pada Juli 2025.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Komet ini memiliki lintasan orbit hiperbolik, bukan elips tertutup seperti komet yang terikat pada Matahari kita. Orbit hiperbolik ini adalah bukti kuat bahwa 3I/ATLAS melesat dari sistem bintang lain dan akan terus bergerak meninggalkan Tata Surya setelah melintas.
Para astronom di seluruh dunia, termasuk dari NASA dan ESA, berlomba-lomba mengamati karakteristik 3I/ATLAS. Komet ini adalah sebuah "kapsul waktu" yang membawa materi dari tempat kelahirannya, membantu ilmuwan menjawab pertanyaan besar:
- Asal-Usul Materi: Dengan menganalisis komposisi gas dan debunya (seperti air, karbon, dan silikat), ilmuwan dapat membandingkan materi pembentuk 3I/ATLAS dengan materi pembentuk Tata Surya kita. Hal ini dapat memberikan petunjuk tentang bagaimana sistem planet terbentuk di seluruh galaksi.


