INFOTREN.ID - Kerajaan Thailand dan seluruh rakyatnya diliputi duka mendalam menyusul wafatnya Ibu Suri Kerajaan Thailand, Ratu Sirikit Kitiyakara, pada Jumat 24 Oktober 2025 malam waktu setempat.
Ibunda dari Raja Maha Vajiralongkorn ini mangkat dalam usia 93 tahun setelah menjalani perawatan intensif selama beberapa tahun.
Sebagai penghormatan terakhir atas sosok yang sangat dicintai dan dijuluki sebagai "Ibu Bangsa" ini, Raja Maha Vajiralongkorn (Rama X) telah menetapkan masa berkabung nasional selama satu tahun, sebuah tradisi yang pernah diterapkan saat mendiang suaminya, Raja Bhumibol Adulyadej (Rama IX), berpulang pada tahun 2016.
Biro Rumah Tangga Kerajaan Thailand (Royal Household Bureau) mengumumkan kabar duka ini pada Sabtu (25/10) pagi.
Disebutkan bahwa kondisi Ratu Sirikit, yang telah dirawat di Rumah Sakit Chulalongkorn sejak 2019 karena berbagai penyakit—termasuk stroke pada 2012 dan infeksi darah (sepsis) pada 17 Oktober 2025—terus memburuk hingga akhirnya berpulang.
Sebagai tanda penghormatan tertinggi, Raja Vajiralongkorn telah memerintahkan jajaran keluarga kerajaan dan pejabat istana untuk melaksanakan masa berkabung resmi selama setahun penuh, terhitung sejak tanggal wafatnya.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Pemerintah Thailand telah meminta seluruh pegawai negeri, pegawai BUMN, dan institusi pendidikan untuk mengikuti masa berkabung selama setahun penuh.
Seluruh kantor pemerintah dan instansi negara diwajibkan mengibarkan bendera setengah tiang selama 30 hari pertama masa berkabung.
Masyarakat Thailand didorong untuk mengenakan pakaian berwarna hitam sebagai simbol berkabung, setidaknya untuk 90 hari pertama, atau menghindari warna-warna cerah.


