INFOTREN.ID - Ketegangan memuncak di desa Beita, Tepi Barat, ketika puluhan pemukim Israel menyerang warga Palestina yang sedang memanen zaitun.
Dua jurnalis Reuters ikut menjadi korban dalam serangan brutal ini. Para pelaku menggunakan tongkat, gada, dan batu, melukai banyak orang dan merusak peralatan jurnalistik.

Penasihat keamanan Reuters Grant Bowden mengevakuasi fotografer Reuters Raneen Sawafta setelah serangan pemukim Israel, dekat Nablus di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 November 2025. REUTERS/Nidal Eshtayeh
Korban dan Kerusakan
Dilansir dari Reuters (9/11), fotografer Raneen Sawafta dan penasihat keamanan Grant Bowden menjadi saksi kekejaman pemukim.
Sawafta dipukul berulang kali hingga helmnya penyok, sementara Bowden mencoba menolongnya.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Keduanya mendapat perawatan medis di Nablus. Puluhan warga lain juga terluka, beberapa mengalami luka serius.

Jurnalis Reuters, Raneen Sawafta, dibawa oleh petugas medis setelah diserang oleh pemukim Israel, dekat Nablus, di Tepi Barat yang diduduki Israel, 8 November 2025. REUTERS/Nidal Eshtayeh


