INFOTREN.ID - Pernahkah kamu membayangkan, di balik hiruk pikuk kehidupan, ada sekelompok anak yang terlupakan? Mereka adalah anak-anak hasil pernikahan dini dan mereka yang terpaksa putus sekolah. Tapi, tunggu dulu! Pemerintah punya kejutan yang akan membuatmu terkejut sekaligus terharu. Apa itu?

MBG: Bukan Sekadar Makan Gratis Biasa

Badan Gizi Nasional (BGN) punya rencana besar! Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini kita kenal, ternyata akan diperluas. Sasarannya? Anak-anak yang selama ini "tak terlihat" oleh negara.

Dilansir dari Kompas.com (20/1) Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengungkapkan, "Banyak anak-anak balita, termasuk ibu hamil dan menyusui yang belum terdaftar dalam sistem kenegaraan, seperti misalnya anak-anak dari pernikahan dini, pernikahan siri itu tidak punya NIK."

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Senin 19 Januari 2026.(Foto KOMPAS.com/Firda Janati)

iklan sidebar-1

MengapaAnak Nikah Dini dan Putus Sekolah?

Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa harus mereka? Alasannya sederhana: mereka adalah kelompok yang paling rentan. Pernikahan dini seringkali membawa dampak buruk bagi kesehatan dan pendidikan anak. Sementara itu, anak-anak yang putus sekolah kehilangan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pendataan Ulang: Menyisir Sampai ke RT-RT

Tapi, bagaimana caranya pemerintah bisa menjangkau mereka? Dadan menjelaskan, pihaknya akan melakukan pendataan ulang secara detail, bahkan sampai ke tingkat RT. Tujuannya? Memastikan bahwa tidak ada satu pun anak yang terlewatkan dari program MBG ini.