INFOTREN, ID – Kebijakan Bupati Pati, Sudewo, yang menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen pada tahun 2025 memicu protes keras dari masyarakat.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, lonjakan pajak ini dinilai sangat memberatkan rakyat kecil, Kamis (6/8/2925).
Penolakan terhadap kebijakan tersebut datang dari berbagai elemen masyarakat, terutama warga Pati yang terdampak langsung. Bahkan, rencana aksi demonstrasi besar-besaran di Alun-Alun Pati tengah digodok dan dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2025. Seruan untuk turun ke jalan juga menggema di media sosial.
Tidak hanya itu, video pernyataan Bupati Sudewo yang menyatakan ketidaktakutannya terhadap gelombang unjuk rasa juga viral dan menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warganet. Dalam video tersebut, Sudewo terlihat menyampaikan bahwa kebijakan kenaikan PBB-P2 akan tetap dijalankan.
“Saya siap menghadapi siapa pun yang menolak. Ini demi kepentingan pembangunan daerah,” tegas Sudewo dalam video yang kini tersebar luas di berbagai platform.
Namun, pernyataan tersebut justru menyulut emosi publik. Banyak pihak menilai bahwa kebijakan ini tidak menunjukkan keberpihakan kepada rakyat kecil.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Sejumlah tokoh masyarakat mendesak agar Pemerintah Kabupaten Pati meninjau ulang kebijakan tersebut dan membuka ruang dialog sebelum diberlakukan secara penuh.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPRD Kabupaten Pati terkait desakan masyarakat dan rencana aksi massa yang semakin menguat. Warga berharap agar wakil rakyat dapat berdiri di barisan masyarakat dan membantu menyuarakan penolakan.
Menariknya, aksi solidaritas mulai bermunculan. Berbagai bantuan logistik seperti air mineral, ikan, dan makanan dilaporkan sudah mulai berdatangan dari warga sekitar dan relawan, sebagai bentuk dukungan terhadap aksi demonstrasi nanti. Bantuan tersebut tampak diturunkan dari beberapa mobil boks yang parkir di sekitar titik persiapan aksi.


