INFOTREN.ID - Musibah banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera masih menyisakan luka dan trauma bagi warga yang terdampak. Ribuan keluarga di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat kini berupaya bangkit di tengah keterbatasan, sambil bergantung pada dukungan sosial dan kepedulian antar sesama.
Dalam konteks ini, Maulid Al Barzanji menjadi momentum untuk meneguhkan kembali bahwa kasih sayang Rasulullah SAW adalah inspirasi utama dalam aksi kemanusiaan. Kecintaan kepada beliau bukan hanya ibadah ritual, tetapi nilai yang memandu manusia untuk saling menguatkan.
Habib Umar Assegaf menyampaikan bahwa kasih sayang Rasulullah SAW adalah fondasi empati dan dukungan bagi mereka yang berada dalam kesulitan.
“Shalawat dan maulid menjadi sempurna ketika diwujudkan melalui kepedulian, bantuan, dan empati terhadap korban bencana,” kata Habib Umar Assegaf dalam tausiyahnya, Rabu, 17 Desember 2025.
Ia menuturkan bahwa menenangkan hati yang terluka dan membantu mereka bangkit adalah amalan bernilai besar.
Dalam siaran pers Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Jumat (19/12/2025), momentum maulid ini menjadi semakin bermakna karena sekaligus memperingati 30 tahun pernikahan Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham dan Yuliati Aqil Irham. Acara yang digelar di Musholla Al Ikhlash ini dirangkai dengan doa dan refleksi kemanusiaan.
Aqil yang sebelumnya telah menyalurkan bantuan ke wilayah terdampak menegaskan komitmen bahwa cinta Rasul harus diwujudkan dalam tindakan yang nyata dan memulihkan.


