INFOTREN.ID - Big Ben Music Indonesia (BBMI) siap memimpin panggung seni pertunjukan Jakarta dengan sebuah sajian musikal spektakuler. Untuk pertama kalinya, Disney’s The Little Mermaid Junior akan dipentaskan di Indonesia setelah mengantongi lisensi resmi dari MTI (Music Theatre International) – Disney USA. Pertunjukan berskala internasional ini merupakan agenda tahunan yang telah dipersiapkan secara intensif selama hampir satu tahun penuh.

BBMI adalah lembaga pendidikan dan produksi seni yang berdedikasi penuh pada pengembangan bakat anak dan remaja di bidang musik, vokal, dan seni pertunjukan. Lembaga ini konsisten menghadirkan program edukasi berkualitas internasional, serta pementasan teater musikal yang melibatkan murid, guru, dan kolaborator profesional. Melalui setiap panggungnya, BBMI bertujuan membangun tidak hanya keterampilan teknis, tetapi juga karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri generasi muda.

Pertunjukan ini menampilkan talenta-talenta unggulan BBMI, dengan tiga nama pengisi acara yang menjadi sorotan utama. Mereka adalah Marvel Salim, Kayleigh Eloise Salim, dan Nia Vebriany, yang masing-masing membawakan karakter ikonik dalam kisah klasik Disney tersebut. Ketiganya diharapkan mampu menghadirkan kedalaman emosi dan teknik yang memperkaya jalan cerita.

Marvel Salim, yang telah membangun reputasi sebagai aktor musikal muda penuh energi, dipercaya memerankan Chef Louis. Karakter koki istana yang humoris ini akan membawa adegan-adegan segar, terutama saat ia menyanyikan lagu Les Poissons dan berburu si kepiting Sebastian. Pengalaman Marvel di berbagai festival teater Jakarta menjamin penampilan panggung yang lincah dan memikat.

Di sisi lain, Kayleigh Eloise Salim memerankan Jetsam, belut licik kesayangan penyihir laut Ursula. Kayleigh akan menampilkan peran penuh misteri dan kelicikan dengan lagu andalannya, Sweet Child. Pengalaman vokal dan ekspresifnya dari berbagai festival musik dan tari lokal maupun internasional akan sangat menunjang penampilan karakternya.

iklan sidebar-1

Karakter antagonis utama, Ursula, dibawakan dengan karismatik oleh Nia Vebriany, seorang guru musik dan vocal coach BBMI. Nia akan unjuk gigi melalui lagu Poor Unfortunate Souls, yang menuntut teknik vokal matang dan interpretasi autentik. Latar belakangnya yang matang di dunia musik menjadikannya pilihan ideal untuk karakter penyihir yang kuat.

Nia Vebriany, yang juga dikenal sebagai vocal director dan penulis lagu untuk grup I-Pop, membagikan pandangannya tentang pementasan ini. "Memainkan Ursula adalah tantangan besar yang mengasah kedalaman karakter dan teknik vokal," ujarnya. "Kami ingin membuktikan bahwa talenta dan standar produksi musikal Indonesia kini mampu bersaing dengan kualitas lisensi resmi Disney."

The Little Mermaid Junior diproduksi dengan standar profesional yang meliputi tata panggung, kostum, musik, dan koreografi. Penonton akan dibawa masuk ke dunia bawah laut yang imersif, merasakan pengalaman khas musikal berlisensi internasional. BBMI juga mendokumentasikan karya anak bangsa ini dalam format digital, sejalan dengan tren global di industri seni pertunjukan.

Melalui pementasan bergengsi ini, BBMI kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang apresiasi bagi generasi muda Indonesia. Visi lembaga ini adalah menjadi jembatan yang menghubungkan pendidikan seni berkualitas dengan pementasan berskala dunia, sekaligus melatih anak-anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang kreatif dan percaya diri secara global.