Infotren - Sejumlah kampus terkemuka di dunia dilaporkan menolak kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Indonesia. Penolakan ini mengejutkan banyak pihak mengingat LPDP telah menjadi salah satu penyandang dana beasiswa terbesar di Asia Tenggara.

Universitas ternama seperti Oxford, Harvard, hingga MIT kabarnya tidak lagi tercantum dalam daftar tujuan beasiswa LPDP tahun ini. Penyebab utamanya disebut terkait masalah administrasi, transparansi, hingga syarat penyaluran dana.

Beberapa kampus mengeluhkan proses pencairan dana yang dianggap lambat dan tidak sesuai standar internasional. Selain itu, ketidakpastian regulasi dari pihak Indonesia juga menjadi pertimbangan utama penolakan.

Pihak LPDP mengakui adanya kendala teknis dalam kerja sama dengan universitas luar negeri namun menegaskan sedang melakukan evaluasi menyeluruh. Mereka juga menyatakan komitmen untuk memperbaiki sistem demi menjaga kepercayaan mitra global.

Dampak dari penolakan ini cukup signifikan bagi para calon penerima beasiswa yang bercita-cita menempuh pendidikan di universitas kelas dunia. Banyak dari mereka kini harus mencari opsi kampus lain atau menunda studi ke luar negeri.

iklan sidebar-1

Pengamat pendidikan menilai LPDP perlu melakukan reformasi sistem dan memperkuat diplomasi akademik dengan institusi global. Tanpa perbaikan segera, reputasi Indonesia dalam ranah pendidikan internasional bisa terganggu.

Publik berharap LPDP segera membuka komunikasi dengan kampus-kampus yang menolak agar solusi dapat ditemukan bersama. Transparansi, kecepatan layanan, dan adaptasi terhadap standar internasional dinilai sebagai kunci utama pemulihan kepercayaan.