INFOTREN.ID - Di pagi yang masih diselimuti kabut, 6 Oktober 2025, sebuah berita duka menyapa kita seperti hembusan angin dingin yang membawa kenangan.

Karlinah Umar Wirahadikusumah binti Djaja Atmadja, istri setia Wakil Presiden Republik Indonesia ke-4, telah tiada.

Pada pukul 04.33 WIB, di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, sang wanita berusia 95 tahun ini menghembuskan napas terakhirnya di Ruang CICU Kamar 201, dilansir dari CNN Indonesia (6/10/2025), menggema sebagai panggilan abadi bagi jiwa yang telah lama menyala untuk bangsa.

Berita ini bukan sekadar kehilangan pribadi, melainkan perpisahan dengan simbol pengabdian yang telah menyentuh hati jutaan rakyat Indonesia.

Apa yang membuat kisahnya begitu menyentuh? Mari kita telusuri perjalanan hidupnya yang penuh makna, yang tak hanya mengundang simpati, tapi juga memotivasi kita untuk menghargai warisan tak ternilai.

iklan sidebar-1

Jejak Pengabdian yang Tak Lekang Waktu

Karlinah bukanlah nama asing bagi mereka yang mencintai sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Sebagai istri mendiang Umar Wirahadikusumah, Wakil Presiden RI periode 1983-1988, ia menjadi pilar tak tergoyahkan di balik layar kekuasaan.

Umar, tokoh nasional yang lahir pada 1924 dan wafat pada 2003, menjabat di era transisi yang penuh gejolak, mendampingi Presiden Soeharto dengan dedikasi yang tak tergoyahkan.