BisnisMarket – Di tengah dinamika kepolisian yang kian berkembang, AKP Seala Syah Alam muncul sebagai sosok polisi wanita (Polwan) yang tidak hanya cakap dalam menjalankan tugas, tetapi juga penuh dedikasi untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib. Saat ini, Seala menjabat sebagai Kapolsek Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sebuah posisi yang membawanya menghadapi tantangan baru dalam menjaga keamanan di salah satu wilayah urban yang paling padat di ibu kota.
Seala bukanlah sosok asing bagi dunia kepolisian. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kapolsek Pagedangan, Tangerang, di mana ia berhasil menunjukkan kinerja luar biasa. Selama menjabat di sana, Seala tidak hanya sukses memimpin jajaran kepolisian, tetapi juga aktif terlibat langsung dalam pengawasan kegiatan keamanan masyarakat. Patroli keliling dengan motor yang dilakukannya, seringkali dibagikan di media sosial sebagai bentuk transparansi dan kedekatan dengan masyarakat.

Karier Cemerlang yang Tertanam Sejak Dini
Seala memulai karir kepolisiannya dengan cepat. Salah satu pencapaian luar biasa yang diraihnya adalah menjabat sebagai Kapolsek Lingsar, Mataram, Nusa Tenggara Barat, di usia yang sangat muda. Pada saat itu, ia tercatat sebagai Kapolsek termuda di Indonesia dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda). Keberhasilannya di Lingsar menunjukkan betapa besar potensi yang dimiliki oleh Seala dalam memimpin dan menjalankan tugas-tugas kepolisian dengan efektif dan penuh tanggung jawab.
Sebagai lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2012, Seala merupakan bagian dari Detasemen Wiratama Bhayangkara angkatan ke-44. Pendidikan dan pelatihan yang diterimanya di Akpol mempersiapkan Seala untuk menjadi seorang pemimpin yang tangguh dan memiliki wawasan yang luas dalam berbagai aspek kepolisian.
Tantangan Baru sebagai Kapolsek Pesanggrahan
Kini, dengan jabatan barunya sebagai Kapolsek Pesanggrahan, Seala dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks. Menjadi Kapolsek di wilayah yang padat dan dinamis seperti Pesanggrahan memerlukan kecepatan, ketangguhan, serta kemampuan dalam mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Seala mengungkapkan bahwa meski di usia yang masih muda, tugas tersebut bukanlah hal yang mudah.
“Menjadi Kapolsek di usia muda adalah tantangan yang menguji kemampuan saya dalam mengambil keputusan dan memimpin jajaran kepolisian di lapangan. Setiap hari kami dihadapkan dengan berbagai dinamika yang harus segera direspon dengan tindakan yang tepat,” kata Seala dalam keterangannya kepada awak media, baru-baru ini.
Namun, Seala menegaskan bahwa ia siap menghadapi segala tantangan tersebut dengan semangat dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Bagi Seala, menjadi bagian dari Polri bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga soal peran Polri dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.



