INFOTREND, ID - Jaringan Kebudayaan Rakyat (JAKER) menggelar acara peluncuran antologi puisi “Luka Yang Tak Menyerah Bara Yang Tak Padam” sekaligus Konser Wayang Kulit Milenial dengan lakon Amarta Binangun.
Acara ini menjadi wujud komitmen JAKER dalam memperjuangkan keadilan sosial melalui jalur kebudayaan, Kamis (4/9/2025).
Ketua Umum JAKER, Annisa, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kepada para budayawan, seniman, aktivis, politisi, dan masyarakat yang telah menyerahkan karyanya untuk menghimpun antologi puisi tersebut.
“Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak sehingga terwujud buku antologi dan pergelaran seni ini, yang menjadi indikator perjuangan JAKER sekaligus cita-cita luhur para pendiri bangsa,” ujar Annisa.
Dalam acara itu, JAKER juga memberikan penghormatan kepada Wiji Thukul, penyair yang hingga kini belum ditemukan.
“Apresiasi tinggi untuk kawan Wiji Thukul. Kata-katamu akan selalu hidup, dan kita sudah 32 tahun, kawan!” ucap Annisa.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Ia menegaskan, seni bukan hanya tentang keindahan, melainkan juga tentang keberanian melawan ketertindasan.
“Karya seni yang jujur dan otentik mampu menggerakkan kalbu, menjadi suara perlawanan, sekaligus penyemangat rakyat untuk bangkit,” tambahnya.
Annisa menyoroti kondisi bangsa yang masih dihadapkan pada kesenjangan ekonomi. Ia menyebut adanya kelompok yang ia sebut kaum serakahnomics, yaitu segelintir orang yang serakah memperkaya diri, bahkan rela menjual kekayaan negeri kepada asing.


