INFOTREN.ID - Pemain tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani menjadi ujung tombak sektor tunggal putri untuk turnamen beregu campuran Piala Sudirman 2025 pada 27 April hingga 4 Mei, di Xiamen, China.
Putri Kusuma Wardani menjadi tunggal putri pertama di Piala Sudirman 2025 usai seniornya Gregoria Mariska Tunjung batal berangkat ke China dikarenakan mengalami vertigo dan harus istirahat total.
Diketahui, Indonesia menjadi unggulan kedua pada kejuaraan beregu campuran edisi ke-19 Piala Sudirman 2025, skuad Merah Putih tergabung dengan Grup D bersama Denmark, India, dan Inggris. Lawan Putri KW dan tunggal kedua Ester Wardoyo di fase penyisihan grup adalah juara Eropa 2025 Line Højmark Kjærsfeldt dari Denmark, serta ratu bulu tangkis India Pusarla V Sindhu.
Dalam keterangannya, Putri KW mengatakan mau siapapun yang diturunkan dari skuad Denmark, India dan Inggris, ia akan selalu siap bertanding.
"Untuk melawan India dan Denmark, kita nggak tau siapa yang akan diturunkan. Cuma kalau misalnya menurunkan aku, aku siap. Dan karena Sindhu adalah pemain top, jadi semoga aku bisa main nothing to lose," kata Putri saat ditemui wartawan di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta pada hari Senin (21/04/2025), dikutip Infotren dari laman Djarum Badminton.
Pemain yang juga menjadi seorang Polisi wanita (Polwan) ini berkata bahwa untuk persiapan jelang keberangkatan ke Piala Sudirman 2025 sudah siap.
"Untuk persiapannya Alhamdulillah lancar. Di setiap akhir sesi latihan selalu ada beberapa tambahan (latihan) dari (pelatih) Mas Imam (Tohari) dan (asisten pelatih) Mas Nunung (Subandoro)," ujar Putri.
Lebih lanjut, Putri mengatakan bahwa ia lebih senang bermain di turnamen beregu karena banyak yang mendukungnya di pinggir lapangan daripada tur individual.
"Kalau untuk main beregu, aku cukup beberapa kali main beregu. Aku cukup senang, sih, dibanding (turnamen atau kejuaraan) individual sebenarnya. Karena kalau main beregu, tuh, banyak yang mendukung," Putri, menjelaskan.


