Infotren.id - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan atau yang akrab disapa Noel dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 10 orang termasuk Ebenezer. Penangkapan ini sontak menjadi sorotan publik, mengingat rekam jejak panjang Nul dalam dunia politik dan aktivisme.

Immanuel Ebenezer sendiri merupakan pria yang lahir pada 14 Oktober 1973. Sejak muda ia aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan politik. Untuk pendidikan tingginya, Nul menempuh studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nasional (Unas), Jakarta. Latar belakang pendidikannya tersebut mengantarkan dirinya pada dunia aktivisme, yang kemudian berlanjut ke jalur politik nasional.


Nama Immanuel Ebenezer mulai dikenal publik luas ketika ia tampil sebagai pendukung militan pasangan Joko Widodo–Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019. Saat itu, ia menjabat sebagai Ketua Umum relawan Jokowi Mania (Joman). Dengan gaya bicara lugas dan sikap tegasnya, Nul kerap tampil di ruang publik untuk membela dan memperjuangkan kepentingan politik Jokowi.

Menjelang Pilpres 2024, arah politik Noel sempat menjadi sorotan. Ia awalnya mendeklarasikan dukungan Joman untuk Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Bahkan, ia sempat memunculkan relawan "Ganjar Mania". Namun, sikap tersebut menimbulkan gesekan dengan sejumlah politikus PDIP, mengingat partai belum resmi mengumumkan calon presiden yang akan diusung.

Tak lama berselang, arah dukungan Joman berubah drastis. Immanuel Ebenezer kemudian menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, apalagi setelah Gibran Rakabuming Raka , putra sulung Presiden Jokowi, resmi mendampingi Prabowo sebagai calon wakil presiden. Relawan Ganjar Mania pun dibubarkan, berganti dengan relawan "Prabowo Mania 08".

iklan sidebar-1

Setelah arah politiknya semakin jelas, ia kemudian berlabuh ke Partai Gerindra. Dari sana, ia mendapatkan kepercayaan hingga akhirnya ditunjuk sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Karier politiknya yang berliku dari aktivis, relawan, hingga pejabat negara menjadi salah satu bukti dinamika politik tanah air.

Kini, karier politik Immanuel Ebenezer tercoreng usai terjaring OTT KPK. Penangkapan ini menambah daftar panjang pejabat negara yang harus berurusan dengan lembaga antirasuah. Meski detail kasusnya masih menunggu keterangan resmi KPK, publik menilai langkah ini menjadi ujian bagi integritas dan rekam jejak seorang aktivis yang pernah dikenal vokal memperjuangkan idealisme.***