INFOTREN.ID - Istana Buckingham dilaporkan merasa frustrasi dengan klaim terbaru Pangeran Harry bahwa orang-orang 'menyabotase' hubungannya dengan Raja Charles.
Pertemuan Formal yang Berujung Kekecewaan
Dilansir dari laman mirror.co.uk yang diakses pada Selasa, (30/9/2025), Pangeran Harry dan ayahnya, Raja Charles, tidak bertemu langsung selama 19 bulan, meskipun Pangeran Harry telah mengunjungi Inggris beberapa kali.
Pertemuan awal bulan ini di Clarence House dilaporkan terasa "sangat formal," digambarkan sebagai "sangat resmi, seperti kunjungan resmi", bukan pertemuan keluarga antara ayah dan anak seperti pada umumnya.
Pangeran Harry Geram: Pejabat Istana Dituduh Jadi Dalang
Pangeran Harry dilaporkan geram dengan apa yang ia anggap sebagai kampanye terpadu oleh pejabat Istana yang tidak disebutkan namanya untuk "menyabotase" upayanya dalam rekonsiliasi keluarga setelah perselisihan mereka.
SKANDAL K3 MENGGURITA: Pengacara Noel Beberkan Bukti Transfer Duit Haram ke 'Ibu Menteri'!
Pria berusia 41 tahun itu dikatakan sangat marah dengan pengarahan yang diberikan kepada surat kabar.
Bantahan Istana: Ajudan Justru Berusaha Memperbaiki Hubungan
Seorang juru bicara Pangeran Harry mengatakan: "Laporan terbaru tentang pandangan sang duke tentang nada pertemuan itu jelas-jelas salah. Kutipan yang dikaitkan dengannya hanyalah rekayasa belaka, yang, bisa kita asumsikan, dihembuskan oleh sumber-sumber yang berniat menyabotase rekonsiliasi antara ayah dan anak."
Namun, seorang sumber kerajaan mengklaim para ajudan istana sebenarnya telah berusaha memperbaiki hubungan.


