INFOTREN.ID - Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau WHOOSH, menjadi salah satu mega proyek ambisius yang digagas oleh Presiden ketjuh RI, Joko Widodo (Jokowi). 

Namun, di balik gemerlap peresmian dan klaim kemajuan, tersembunyi berbagai pertanyaan dan kritik tajam. 

Dua sosok berani, Budianto Tarigan dan Agus Pambagio, bahkan secara langsung menyampaikan keberatan mereka di hadapan Presiden Jokowi di Istana Negara. Apa yang sebenarnya terjadi di balik layar proyek WHOOSH ini?

Kritik dari Internal: Relawan pun Angkat Bicara

Dilansir dari Tribunnewsmaker (27/10) Budianto Tarigan, Wakil Ketua Umum Projo periode 2014-2019, secara terbuka mengungkapkan pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana Negara. 

iklan sidebar-1

Meski dikenal sebagai bagian dari kelompok relawan pendukung Jokowi, Budianto justru menjadi salah satu suara kritis terhadap proyek WHOOSH.

"Ketika bicara masalah Whoosh, saya langsung ngomong, 'Pak Jokowi, ini apakah soal kereta api cepat Jakarta Bandung ini sudah layak? Dari sisi urgensi, kemanfaatan dan kemampuan ekonomi, ibaratnya itu, visibility studynya sudah oke belum, Pak?'" ungkap Budianto dalam sebuah podcast.

Budianto mempertanyakan urgensi proyek ini, mengingat akses Jakarta-Bandung sudah memadai dengan adanya mobil pribadi dan kereta Argo Parahyangan.

Ia juga menyoroti potensi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar jalur tersebut.